Tips Cara Membaca Buku Lebih Sering, Cepat, & Dengan Pemahaman Tinggi

by Bramantya Farid  – Tuesday, July 9, 2019

In my opinion, buku adalah bentuk paling padat dari ilmu seorang penulis, sebuah ringkasan yang dari sana kita melihat kristalisasi pengetahuan penulis tentang suatu topik. Hal ini tidak bisa digantikan dengan podcast, atau video, atau cuma postingan singkat di sosial media. Ok itu mungkin berlaku untuk buku non fiksi, terus bagaimana dengan fiksi? Menurutku tenggelam dalam imajinasi adalah bagian yang seru dan bikin relax, seringkali kita berpikir merealisasikan sesuatu yang fiksi menjadi realita, tapi seringkali kita tidak bisa memikirkan hal tersebut karena imajinasi kita terbatas. Maka buku-buku fiksi tersebut memberikan informasi yang seringkali menjadi sebuah ide serius untuk diwujudkan.

Diluar itu kamu bisa mendapatkan manfaat yang serius seperti ini:

  1. Mendapatkan pengetahuan baru

Tidak bisa dipungkiri, buku telah menjadi standard bagi banyak orang sukses untuk mendapatkan sumber-sumber pengetahuan baru yang bisa membuat kita menjadi orang yang berpengetahuan luas, mengetahui banyak kenyataan diluar hal-hal yang kita temui sehari-hari. Kita tidak mungkin mencoba setiap hal yang tidak kita ketahui, umur kita tidak akan cukup. Tapi dengan membaca buku, pengetahuan orang lain akan tergambar jelas di buku tersebut untuk kita nikmati atau kita serap pengalamannya, tanpa harus mengalaminya sendiri.

Kamu pasti juga pernah mendengar quote: “Harry S. Truman , “not all readers are leaders, but all leaders are readers.”

Membaca buku adalah salah satu jalan untuk mendapatkan keahlian baru, belajar dari pengalaman para ahli, terkadang kita “stuck” akan sesuatu, hal yang mungkin sudah dilalui seorang penulis di satu titik, dan ternyata jawabannya ada di buku tersebut.

2. Membaca bisa meningkatkan kemampuan menulis bahkan cara berkomunikasimu

Saat kamu membaca, otakmu akan menyerap teknik-teknik penulisan yang terstruktur dan menarik, disana banyak kosakata baru, penataan kalimat baru yang membuat caramu menulis berubah sesuai dengan style penulisan buku-buku yang kamu baca. Banyaknya kosakata baru, membuat dirimu bisa menyampaikan suatu hal dengan cara yang lebih bervariasi, atau bahkan topik-topik baru yang tadinya tidak kamu ketahui, kamu bisa mulai berbicara dengan temanmu tentang topik-topik tersebut. Ini sama halnya seperti obrolan di sosial media menjadi obrolan di dunia nyata, atau dari jargon di novel menjadi jargon di dunia nyata juga.

3. Membaca untuk menyemangati diri

Hal ini sangatlah sering dilakukan oleh banyak pembaca. Mereka ingin mendapatkan spirit dari sang penulis. Mereka ingin memahami perjalanan sip penulis, ingin tahu tentang kesulitan, kesuksesan seseorang sehingga bisa memicu diri untuk menjadi seperti sang penulis atau bahkan lebih, atau untuk berempati dengan sang penulis, sehingga tenggelam dalam imajinasi dan semangat yang sama seperti yang dialami oleh penulis

Terus jenis buku apa yang harus kita baca?

Apakah setiap orang harus membaca buku non fiksi untuk mendapatkan pengetahuan baru? Tentu saja tidak, setiap orang mempunyai tujuannya masing-masing, orang satu tidak wajib mengikuti bagaimana orang lainnya menjalani hidup. Kalau dirimu memahami tujuanmu sendiri dalam membaca buku maka hal ini akan lebih mudah dijawab.

Sebagai contoh, aku membaca keduanya, untuk buku fiksi aku membaca komik atau manga, biasanya dari para penulis-penulis jepang. Untuk buku non fiksi aku membaca semua hal yang aku butuhkan untuk memecahkan masalah di bisnis atau memuaskan rasa penasaran tentang topik-topik baru yang menggelitik.

Nah, secara umum membaca buku fiksi ya untuk relaksasi, bikin ketawa, melepas stress, bikin berimajinasi, sejenak berkhayal keluar dari realitas kehidupan.

Lalu membaca buku non fiksi untuk menambah pengetahuan agar lebih bijak, lebih pintar di suatu bidang, memahami kultur daerah tertentu dll.

Nah, diluar masalah fiksi dan non fiksi, ada hal yang menurutku harus dipahami oleh setiap pembaca buku, yaitu memahami genre yang kita suka. Di fiksi aku suka pertarungan dan suka olahraga, dua genre ini adalah genre utamaku dalam membaca komik. Kalau ketemu komik menarik dalam 2 genre ini, maka membaca lebih dari 30 jilid atau ratusan chapter online dalam 1 hari menjadi hal yang mudah bagiku.

Lalu bagaimana cara membaca buku lebih cepat?

Nah, sebelum aku jawab, kamu harus memahami tujuan dari membaca terlebih dahulu. Seringkali saat membahas bagian ini, dikira aku menentang orang yang membaca dengan perlahan, ingin tenggelam dalam pembahasan buku, entah itu disebut proses pemahaman, atau deep learning atau apapun. Tidak sama sekali, ingat setiap orang mempunyai tujuannya, aku tidak akan memaksakan tujuanku pada orang lain.

Lalu apa tujuanku dalam membaca buku terutama non fiksi?

Memahami cara menyelesaikan masalah pada topik tertentu”

Itulah tujuan utamaku, lalu bagaimana caraku mencapainya? Caraku adalah membaca dengan cepat dan mencari inti dari hal yang aku butuhkan. Bukan berarti aku ga membaca bukunya word by word yah, tapi aku tidak membaca kata demi kata secara perlahan. In general aku bisa membaca 1 halaman dalam 1 menit untuk buku bahasa inggris ataupun bahasa indonesia. Secara umum aku lebih suka buku bahasa inggris karena maknanya lebih padat dalam jumlah kata yang sama. Kurang lebih 500-700 kata per menit adalah hal yang biasa bagiku, bukan untuk show off yah, aku cuma ngasih tahu bahwa hal ini itu mungkin, dan ada banyak orang yang bisa membaca lebih cepat dariku.

Okay, kamu sudah paham tujuanku dalam membaca, maka aku tidak akan melakukan beberapa hal dibawah:

    1. Membaca untuk sekedar difoto di sosmed, apalagi cuma covernya kkk. Aku terkadang memfoto buku yang aku baca dan aku share di sosial media, but it’s just a very small portion from what i have read. So share di sosmed ga masalah, tapi jangan sampe ga dibaca aja.
    2. Aku ga menghabiskan waktuku cuma untuk membaca perlahan di topik yang tidak aku butuhkan
    3. Aku tidak membaca ulang buku yang aku anggap tidak memberiku manfaat lebih, seringkali tipe buku seperti ini, judulnya pun aku lupa walau sudah dibaca sampai habis.
    4. Secara umum aku tidak membaca buku untuk menghapalnya, aku memahami bukunya lalu aku praktekan dalam dunia nyata, seperti saat aku mempelajari hal baru tentang user experience, ilmu yang aku baca, membuat aku bisa berdiskusi secara mendalam tentang user experience dengan para desainerku

Nah, ini tipsku untuk memahami suatu buku lebih cepat dan dalam dibanding kebanyakan orang:

1. Pahami tujuanmu membaca buku, tentukan kategori/genre/topik yang kamu suka dan jangan keluar dari genre yang sudah kamu tetapkan dan kamu yakini kamu menyukainya, sampai butuhhhhh banget sama topik tersebut. Suka sama topiknya, butuh sama ilmunya, dan niat membaca yang kuat, ketiganya kamu miliki, maka kamu akan  membaca lebih sering dibanding kebanyakan orang.

2. Baca cepat, temukan poin penting lalu tandai, pake stabilo boleh, tapi yang aku sukai adalah pake stiker kecil pembatas buku seperti gambar dibawah ini. Kamu pun bisa mendapatkannya di marketplace favorit kamu

tokopedia.com

3. Baca ulang poin penting tersebut, dan baca lebih lambat dibanding kamu membaca pertama kali. Lakukan tanya jawab imajiner di kepalamu, seperti bertanya “Kenapa dia melakukan A yah, ga B” dan apapun pertanyaan yang membuat otakmu lebih terasah tentang bidang tersebut

4. Googling istilah-istilah yang tidak kamu mengerti dalam buku, atau tentang kejadian-kejadian yang menarik dalam buku, atau cari literatur lain tentang hal yang sama.

Misal satu buku membahas apa itu Funnel, maka kamu cari di internet pembahasan funnel lainnya

5. Ceritakan buku yang kamu baca ke orang lain. Kalau ngumpul ketemu temen-temen, coba deh angkat obrolan tentang buku yang kamu baca.

6. Ajarkan buku yang kamu baca ke orang lain. Jika kamu sudah bisa mengajarkan isi buku yang kamu baca, kamu akan cenderung jauh lebih paham, karena kamu akan berusaha menyusun secara lebih terstruktur inti-inti bahasan dalam buku tersebut.

Boom, 6 tips diatas kamu kerjakan, kamu akan jadi better reader, membaca lebih tepat sasaran, dan ilmunya jadi applicable.

Oia sebagai penutup, ini sebagian buku favoritku yang non fiksi:

source: amazon.com

The 4-Hour Work Week

Penulis: Timothy Ferriss

Buku ini ngebahas bagaimana caranya punya waktu yang lebih banyak di dunia yang sibuk, bikin kamu lebih produktif. Konsep bukunya namanya DEAL alias Definition, Elimination, Automation, Liberation. Totally recommended!!!

source: kobo.com

Think Smarter

Penulis: Michael Kallet

Buku yang sangat kompleks, klo ga terbiasa baca buku, atau ga suka topik logical thinking, maka kamu ga bakal suka ama buku ini. Buku ini aku harapkan dibaca sama seluruh orang di Indonesia yang kebanyakan lebih mengedepankan perasaan.

source: kobo.com

About Face

Penulis: Alan Cooper

Buku tentang user experience, penuh dengan studi kasus, dan salah satu buku paling recommended di bidang UX

source: amazon.com

How Learning Works

Penulis: Susan A. Ambrose

Buku ini tentang kenapa seseorang susah memahami suatu pelajaran, semuanya berdasarkan riset panjang sehingga menghasilkan 7 prinsip penting dalam pengajaran yang lebih baik

source: amazon.com

Tribe Of Mentors

Penulis: Timothy Ferriss

Buku ini berisi hal-hal penting yang dialami oleh para world-class achiever baik itu di bidang kesehatan, keuangan, karir dll

source: amazon.com

Expert Secrets

Penulis: Russel Brunson

Buku ini ditulis oleh salah satu internet marketer paling handal di era kita, salah satu founder dari Clickfunnels. Buku ini membahas bagaimana menjadi expert di suatu bidang, dan bagaimana kita bisa mendapatkan uang dari bidang tersebut.

source: amazon.com

Venture Capitalists At Work

Penulis: Tarang Shah

Salah satu buku yang paling deep yang membahas bagaimana Venture Capitalist bekerja, VC secara sederhana adalah investor yang mendanai startup untuk bisa memenangkan suatu bidang bisnis sehingga bisa mendapatkan keuntungan berlipat dari dana yang diinvestasikan

source: amazon.com

The Automatic Customer

Penulis: John Warrillow

Buku ini membahas tentang salah satu model bisnis yang paling menguntungkan di era kita yaitu subscription model, dimana customer bisa melakukan pembelian berkali-kali pada barang yang sama.

source: sg.carousell.com

Cashvertising

Penulis: Drew Eric Whitman

Salah satu buku copywriting terbaik yang pernah aku baca. Buku ini membahas psikologi penjualan, cara mempengaruhi orang dengan gaya bahasa yang bikin gregetan

source: amazon.com

Measure What Matters

Penulis: John Doerr

Buku ini membahas tentang sistem cara menentukan goal, lalu cara mencapainya, elemen-elemen pencapaian target yang diterapkan di dalam bisnis-bisnis besar seperti Google, Intel dll. Disini kamu akan belajar tentang OKR (Objective and Key Results)

Aku secara umum lebih suka baca di kindle amazon, karena banyak buku luar negeri yang ga tersedia di Indonesia, sebagian buku diatas juga sudah ada terjemahannya.

Ini tempat beli buku favoritku:

  1. Kindle Amazon
  2. Scribd (subscription)
  3. Google books
  4. Periplus (toko buku offline)
  5. Kinokuniya (toko buku di singapore)
  6. Big bad wolf

Semoga bermanfaat yah, jangan lupa share info ini keteman-temanmu, thanks.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp
Share on telegram
Bramantya Farid Prakoso
Bramantya Farid Prakoso is the Founder and CEO of Managix and Pixel House Studio. Starting business since 2008 and become full time internet marketer since 2010. He has hired hundreds people and interviewed thousands people on the process. Won world class SEO contest in 2012. Now, he focuses on building Managix to be a world class Facebook Advertising software.