Webinar 2 Jam Facebook Automated Rules & Managix Optimization Rules 10 Minutes Checking Demo

by Bramantya Farid  – Thursday, July 11, 2019

Play Video

Dibawah ini adalah penjelasan dalam bentuk artikel yang ada di video webinar replay diatas

5 Pemahaman Dasar Tentang Rule Automation di Facebook

1. Mau dipasang di level apa rulenya?

Facebook Ads memiliki struktur utama yaitu:
Campaign + Adset + Ad

Masing-masing memiliki nilai metrik yang berbeda, secara umum, bagian yang paling sering dimonitor adalah di level adset, tapi itu semua kembali ke masing-masing advertiser. Begitu banyak kombinasi tujuan sehingga memasang rule ini bisa menjadi sangat kompleks.

Jadi pahami target dimana rule ini diaplikasikan, baik itu campaign, adset, ataupun ad.

2. Sudah paham aksi apa yang mau diotomatisasi?

Rule Automation di Facebook tidak bisa mengotomatisasi semua aksi yang bisa dilakukan oleh manusia. Ini semua dikarenakan begitu tidak terbatasnya imajinasi user saat melakukan rule.

Secara umum, inilah aksi spesifik yang sementara bisa diotomatisasi oleh berbagai tool baik itu tool bawaan Facebook, atau third party seperti Managix:

1. Pause (Turn Off)
2. Start (Turn On)
3. Increase/Decrease Budget
4. Increase/Decrease Bid
5. Set Budget
6. Set Bid
7. Set Bid Strategy
8. Duplicate
9. Delete
10. Change Campaign Name

3. Mengerti kondisi spesifik dari metrik maupun status iklan yang mau di pasang

Contoh:

“Kapan kita harus memasang aksi pause?”

Secara umum saat iklannya jelek, baik itu di level campaign, adset, atau ad. Nah iklan jelek itu metriknya apa?

Sebagian advertiser akan pakai metrik-metrik dibawah ini:

    • CTR ALL < Angka tertentu
    • CTR Link Click < Angka tertentu
    • Cost Per Result > Angka tertentu
    • Relevance Score < Angka tertentu
    • CPC > Angka tertentu
    • CPM > Angka tertentu

dan masih banyak lagi, tergantung bagaimana advertiser memahami metrik-metrik tersebut

Di dalam kondisi ada namanya basis Time Range, ini menentukan rentang waktu data yang ditampilkan di dashboard atau dicek oleh tool-nya. Range data ini berdasarkan waktu yang sangat spesifik seperti; last 7 days, today, yesterday, dll

4. Kamu sudah tahu kapan aksi spesifiknya dijadwalkan untuk berjalan?

Secara umum kamu bisa memberhentikan iklan berdasarkan jam tertentu ataupun hari tertentu

5. Lalu yang terakhir adalah memahami frekuensi

Biasanya frekuensi ada di aksi increase/decrease, contoh kamu ingin menaikkan budget 3 kali sehari, atau setiap 3 jam

Setelah memahami 5 hal diatas, maka kamu harus memahami apa itu iklan jelek & bagus dalam bentuk kuantitatif bukan kualitatif alias dalam bentuk angka yang sangat spesifik

    • CTR ALL < Angka tertentu
    • CTR Link Click < Angka tertentu
    • Cost Per Result > Angka tertentu
    • Relevance Score < Angka tertentu
    • CPC > Angka tertentu
    • CPM > Angka tertentu

Nah angka tertentu itu harus kamu tentukan sendiri. Tips dari aku adalah jalankan saja iklannya minimal 2 hari dan spend minimal Rp.100.000 per hari, data itu sudah cukup valid, tentu saja makin besar budgetnya, makin lama waktunya akan semakin valid. Tapi aku tidak menyarankan untuk lebih dari 7 hari menyalakan iklan hanya untuk melihat angka patokan atau spend lebih dari 7 juta rupiah untuk hal tersebut.

Semua kembali ke kebiasaan masing-masing. Data diatas tidak mempengaruhi secara langsung akan untung dan rugi iklanmu.

Cara Memonitor Lebih Cepat dari Rule Bawaan Facebook

Rule automation itu selalu berjalan sesuai dengan periode pengecekannya.

Contoh: Pause jika amount spent > 1000

Beberapa orang akan menganggap bahwa saat angka 1001 itu harus sudah dipause, dan ini adalah pemahaman yang salah.

Tool bawaan Facebook akan melakukan pengecekan per 30 menit.

Contoh Skenario:

Rule: Pause jika amount spent > 1000

Iklan jalan jam 9 malam dan sudah spent 800 rupiah, dan di jam 9.30 sudah spent 1500 rupiah.

Maka apabila kita memasang rule automation dengan tool bawaan Facebook, pada kasus diatas, iklan akan dihentikan pada jam 9.30 saat keadaan spent 1500 rupiah. Padahal kita inginnya kan kalau bisa 1001 rupiah sudah dimatikan. Tapi hal ini tidak mungkin, karena cara bekerja ini adalah cara bekerja semua tool sejenis.

Nah, jika kamu memakai Managix Optimization Rules

Managix Optimization Rules akan melakukan pengecekan per 10 menit

Contoh Skenario:

Rule: Pause jika amount spent > 1000

Iklan jalan jam 9 malam dan sudah spent 800 rupiah, dan di jam 9.10 sudah spent 1100 rupiah.

Maka apabila kita memasang rule automation dengan Managix Optimization Rules, pada kasus diatas, iklan akan dihentikan pada jam 9.10 saat keadaan spent 1100 rupiah

Secara dasar ini adalah kasus dimana mematikannya sudah paling cepat dibanding tool apapun, karena secara umum, tool-tool lain akan melakukan pengecekan per 15-30 menit paling cepat.

Bayangkan jika kamu kehilangan 400 rupiah setiap 1 jam per adset, lalu kamu bikin 50 adset, maka kamu kehilangan 20000 rupiah setiap 1 jam, dan jika iklanmu berjalan selama 8 jam sehari saja, maka kamu akan kehilangan 160.000 rupiah selama 1 hari, kalau dikali 30 hari, maka kamu sudah kehilangan 4.800.000 rupiah setiap bulannya.

Karena itu disarankan untuk memakai =>> https://managixapp.com

Contoh Rule Kompleks

Rule ini dibuat dengan tujuan mematikan iklan yang sangat jelek di awal, lalu mengatur iklan yang tidak dimatikan walau akan ada hari-hari dimana iklan itu jelek, tapi hanya akan diatur budgetnya saja tanpa dimatikan lagi untuk membuat CPR lebih baik, kecuali sudah buruk selama 7 hari berturut-turut maka tetap akan dimatikan.

Rule 1 untuk memanage Adset Level

Task 1

Aksi: Pause
Target: Adset Level

Frekuensi pengecekan: Every 10 minutes (pakai Managix)
Kondisi: if Amount Spent last 7 days > Rp1500

AND

Unique link clicks last 7 days < 1

Task 2


Aksi: Pause
Target: Adset Level

Frekuensi pengecekan: Every 10 minutes (pakai Managix)
Kondisi: if Amount Spent last 7 days > [TARGET COST]

AND

[CONVERSION EVENT] last 7 days < 1

Task 3


Aksi: Pause
Target: Adset Level

Frekuensi pengecekan: Every 10 minutes (pakai Managix)
Kondisi: if Amount Spent last 7 days > 10 x [TARGET COST]

AND

[COST PER CONVERSION EVENT] last 7 days > [TARGET COST]

Rule 2 untuk memanage budget di campaign level

Task 1

Aksi: Decrease Budget
Target: Campaign Level

Frekuensi pengecekan: Every 10 minutes (pakai Managix)
Kondisi: Decrease daily budget by 20%

Every 60 minutes
if Amount Spent today > [TARGET COST]

AND

[CONVERSION EVENT] today < 1

Set Budget Limit (maximum daily budget you want to lower to)

Task 2

Aksi: Decrease Budget
Target: Campaign Level

Frekuensi pengecekan: Every 10 minutes (pakai Managix)
Kondisi: Decrease daily budget by 25%
Every 30 minutes
if [COST PER CONVERSION EVENT] today > [TARGET COST]

AND

[CONVERSION EVENT] today > 0

Set Budget Limit (maximum daily budget you want to lower to)

Task 3


Aksi: Increase Budget
Target: Campaign Level

Frekuensi pengecekan: Every 10 minutes (pakai Managix)
Kondisi: Increase daily budget by 20%
Every 120 minutes
if [COST PER CONVERSION EVENT] < [TARGET COST]

AND
[CONVERSION EVENT] today > 2

Set Budget Limit (maximum daily budget you want to spend)

Mau lebih paham tentang Facebook Advertising mulai dari 0 sampai Scale Up? Langsung daftar di =>> https://managixapp.com/managix-classroom

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp
Share on telegram
Bramantya Farid Prakoso
Bramantya Farid Prakoso is the Founder and CEO of Managix and Pixel House Studio. Starting business since 2008 and become full time internet marketer since 2010. He has hired hundreds people and interviewed thousands people on the process. Won world class SEO contest in 2012. Now, he focuses on building Managix to be a world class Facebook Advertising software.