Cara Mudah Mengembangkan Bisnis Properti Anda

by Tim Penulis Managix  – Wednesday, July 10, 2019

Properti merupakan salah satu bentuk investasi jangka panjang yang diminati banyak orang saat ini. Salah satu alasannya adalah harga sebuah properti yang cenderung meningkat setiap tahunnya. Apakah Anda termasuk orang yang tertarik untuk memasukiindustri ini dan memulai bisnis properti Anda sendiri? Lanjutkan membaca untuk mendapatkan berbagai informasi dan tips seputar bisnis properti.

Tren properti terkini

Dunia properti di Indonesia memiliki siklus tren 5 tahunan dan kondisinya menurun sejak 2015.  Di tahun tersebut kondisi perekonomian di Indonesia berada pada titik terendah. Pertumbuhan ekonominya hanya mencapai 4.8% saja. 

Bukan itu saja, nilai tukar dollar yang meningkat drastis memberikan beban yang cukup signifikan terhadap dunia properti. Ditambah lagi dengan pemberian kredit yang sangat ketat memaksa masyarakat untuk membayar uang muka sebesar 30% untuk pembelian rumah dengan sistem cicilan.

Untungnya, di tahun 2019 ini, kondisi pasar properti mulai pulih kembali setelah melewati masa Pemilu yang baru saja berlangsung pada bulan April yang lalu. Pemulihan yang diawali pada tahun 2017 ini menunjukkan beberapa perubahan dalam dunia properti antara lain:

  • Menurunnya tingkat rasio kredit terhadap nilai

Salah satu faktor yang menunjukkan perbaikan di sektor industri properti ini adalah usaha yang dilakukan pihak bank untuk melonggarkan kebijakan dari rasio kredit terhadap nilai. Hal ini dilakukan untuk memberikan dorongan yang cukup untuk mendukung tumbuhnya kredit perumahan. Karena itu, jika Anda tertarik untuk memiliki sebuah properti atau bahkan terjun langsung dalam bisnis properti, Anda akan mudah mendapatkan bantuan KPR.

Sebagai pertimbangan, Anda hanya perlu mempersiapkan dana sesuai dengan status Anda saat ini. Jika Anda bermaksud membeli rumah pertama Anda, Anda hanya akan dibebankan uang muka sebesar 15% dari total nilai rumah. Sedangkan untuk rumah kedua, uang muka yang harus dibayarkan sebesar 20%. Adapun untuk pembelian rumah ketiga, Anda diwajibkan membayar 25% dari nilai bangunan secara keseluruhan.

  • Menurunnya tingkat pajak properti

Dilansir dari situs Sekretariat Kabinet pada 21 November 2018,Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani, mengungkapkan bahwa pemerintah menurunkan tarif pajak untuk pembelian rumah. Peraturan yang tercantum dalam PPh pasal 22 semula menetapkan besaran pajak sebesar 5%. Namun kini beban pajak tersebut turun menjadi 1% saja.

Selain itu, Pajak Pendapatan Barang Mewah yang tadinya memiliki ambang bawah sebesar Rp 20 miliar, kini berubah menjadi Rp 30 miliar. PPnBM ini dibebankan untuk bangunan yang bernilai lebih dari Rp 20 miliar untuk jenis townhouse atau rumah yang bertipe non-strata title. Sedangkan kondominium yang bertipe starata title akan dibebani PPnBM jika harganya paling sedikit Rp 10 miliar.

  • Meningkatnya pembangunan infrastruktur

Nilai sebuah properti dipengaruhi juga oleh lengkapnya infrastruktur di sekitarnya. Dengan meningkatnya pembangunan fasilitas umum tentunya memberikan dorongan yang besar terhadap pemulihan di sektor properti.

Dengan berbagai faktor yang menunjukkan membaiknya dunia properti Indonesia di tahun 2019 ini tentunya memberikan angin segar bagi Anda yang ingin mencoba peruntungan dalam bisnis properti. Jadi jika Anda tertarik untuk membeli rumah atau ingin mulai membangun bisnis properti Anda sendiri, tahun ini adalah tahun yang tepat untuk menjalankan rencana Anda.

Untuk membeli sebuah rumah, hal yang perlu Anda perhatikan mungkin tidak akan serumit saat Anda mencoba memulai bisnis properti. Tapi Anda setidaknya Anda harus mengetahui hal apa saja yang perlu Anda ketahui dan persiapkan sebelum mulai melangkah lebih jauh. Jika Anda tertarik untuk terjun dalam dunia properti tips di bawah ini pastinya dapat memberikan Anda gambaran tepat mengenai hal apa saja yang harus dilakukan.

Tips mudah dalam bisnis properti. 

Jika Anda mengetikkan “tips bisnis properti” di kotak pencarian Google, Anda akan mendapatkan 19,900 hasil pencarian yang mencantumkan kata kunci ini. Namun semua tips tersebut mengacu pada tiga hal dasar, yaitu:

  1. Analisa kondisi Anda sekarang
  2. Target atau tujuan yang ingin dicapai
  3. Tindakan yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut

Untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai poin-poin diatas, mari kita bahas satu persatu.

1. Analisa kondisi Anda sekarang

Menganalisa kondisi Anda saat ini terbilang mudah karena Anda sendiri yang mengetahui hal apa yang Anda miliki dan tidak dimiliki. Karena itu, sebagai panduan dasar, Anda mungkin harus mendapatkan informasi yang jelas mengenai hal-hal berikut:

    • Dana yang Anda miliki saat ini
    • Jumlah tabungan yang akan Anda alokasikan untuk bisnis properti Anda nanti
    • Waktu yang bisa Anda luangkan untuk menjalankan bisnis ini
    • Kemampuan dan pengetahuan mengenai dunia properti yang anda kuasai

Bisnis properti bukanlah usaha yang dapat dilakukan dengan modal yang kecil. Karena itu Anda harus memiliki gambaran yang jelas mengenai anggaran yang yang Anda miliki. Jika Anda harus mengusahakan pinjaman, Anda juga mungkin perlu mengetahui nilai properti yang anda miliki, jika harus menjadikannya sebagai jaminan untuk mendapatkan pinjaman.

Anda juga sebaiknya memiliki anggaran darurat untuk memastikan Anda dapat memenuhi kebutuhan anda selagi memulai bisnis properti Anda. Dana darurat ini dapat diambil dari total anggaran yang Anda miliki. Besarannya adalah enam kali dari pengeluaran bulanan Anda.

2. Target atau tujuan yang ingin dicapai

Setelah Anda mengetahui kondisi Anda saat ini, sekarang saatnya untuk menganalisa tujuan yang ingin dicapai dari bisnis properti Anda. Misalnya, jika Anda ingin memiliki pendapatan bulanan yang dapat mencukupi kebutuhan Anda, memilih properti yang dapat memberikan pemasukan yang stabil.

Sebaliknya, jika Anda berharap mendapatkan dana yang cukup untuk pensiun nanti, Anda bisa mencoba peruntungan dengan properti yang nilainya dapat terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan.  Target yang ingin dicapai akan memerlukan berbagai pertimbangan. Jika Anda telah mendapatkan tujuan atau target yang jelas, Anda tinggal mencari strategi yang tepat melalui tips selanjutnya.

3. Tindakan yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut

Setelah anda mengenali kondisi Anda dan tujuan yang ingin dicapai, Anda dapat mulai membangun strategi yang sesuai dengan tujuan Anda. Misalnya jika Anda ingin mendapatkan penghasilan tetap setiap bulannya, Anda dapat menginvestasikan uang Anda pada sebuah properti yang memiliki banyak peminat.

Dengan membeli sebuah properti yang dapat disewa, Anda akan mendapatkan penghasilan tetap setiap bulannya. Namun pastikan bahwa nilai sewa per tahunnya dapat mengembalikan investasi Anda setidaknya 10% per tahun.

Cara lain yang bisa Anda coba dalam bisnis properti Anda adalah dengan membeli properti yang bernilai jual rendah (karena kondisi bangunan yang rusak), memperbaikinya, dan menjualnya kembali dengan nilai yang lebih tinggi. Cara ini biasanya dilakukan untuk mendapatkan penghasilan dengan cepat.

Masih banyak cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mengembangkan bisnis properti Anda. Namun Anda juga harus mengenali kemampuan Anda agar proses yang Anda jalani nantinya tidak akan mengalami kendala yang berarti. Apakah Anda sudah siap untuk memulai bisnis properti Anda sekarang?

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp
Share on telegram
Bramantya Farid Prakoso
Bramantya Farid Prakoso is the Founder and CEO of Managix and Pixel House Studio. Starting business since 2008 and become full time internet marketer since 2010. He has hired hundreds people and interviewed thousands people on the process. Won world class SEO contest in 2012. Now, he focuses on building Managix to be a world class Facebook Advertising software.