4 Tips Ampuh & 3 Contoh CTA Brand Dunia: Cara Menulis Call to Action Yang Persuasif

by Tim Penulis Managix  – Wednesday, July 10, 2019

Jika Anda senang menjadi bos untuk diri Anda sendiri dan berniat untuk mulai berbisnis, jangan ditunda-tunda lagi. Anda bisa memulainya sekarang. Ada begitu banyak ide bisnis yang bisa Anda dapatkan hanya dengan browsing. Tak perlu malu dan ragu untuk meniru ide bisnis yang telah ada. Namun perlu diingat, sehebat apapun idenya, jika Anda tidak ulet dan kerja kerja, bisnis Anda tidak akan meraih sukses. Kesuksesan dalam berbisnis akan datang pada mereka yang benar-benar ulet dan pantang menyerah.

Bagi Anda yang berniat untuk menjadi pebisnis pemula, lima jenis bisnis di bawah ini bisa Anda coba.

1. Kedai Kopi

Salah satu bisnis yang diperkirakan masih menjanjikan di tahun 2019 ini adalah bisnis kopi. Bisnis yang sedang booming ini banyak digemari oleh para pengusaha dan calon pengusaha muda. Mengapa bisnis ini menjanjikan untuk dijadikan sebagai salah satu ide bisnis?

Menurut data dari International Coffee Organization atau ICO 2017 yang dikutip oleh Kementerian Perindustrian, Indonesia menduduki posisi keempat sebagai produsen kopi dunia. Posisi teratas diduduki oleh Brazil kemudian disusul di posisi kedua hingga ketiga oleh Vietnam dan Kolumbia. Sebagai konsumen kopi, Indonesia berada di posisi ketujuh. Data ICO 2015 menunjukkan bahwa peminum kopi di Indonesia mengalami pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan peminum kopi dunia, dikisaran 8 % sedang dunia hanya 6 %. 

Penduduk Indonesia dikenal sebagai penyuka kopi. Minum kopi sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari, terutama di kalangan orang tua, anak muda dan bahkan sekarang wabah minum kopi sudah menjalar kepada para remaja. Tentu ini menjadi peluang yang sangat bagus untuk bisnis kopi. 

Ditambah dengan dukungan dari pemerintah, salah satunya dari Bekraf atau Badan Ekonomi Kreatif, bisnis kopi semakin menjanjikan. Bekraf menyediakan pendampingan, bimbingan manajemen juga permodalan melalui hadirnya perbankan untuk pengusaha kopi seperti yang diungkapkan oleh Fadjar Hutomo, Deputi Akses Permodalan Bekraf. 

Jika Anda tak cukup memiliki kedai kopi yang dilengkapi dengan wifi, AC, dan sofa yang empuk, Anda bisa membuat pojok kopi, berupa tempat yang lebih sederhana dari Coffee Shop tapi tetap menjual kopi berkualitas. Pilihan lainnya adalah mobil kopi atau coffee truck. Anda bisa menjajakan kopi dengan menggunakan mobil. Tak perlu mobil yang bagus atau mewah, Anda bisa memodifikasi mobil tua Anda lalu berkeliling atau nangkring di tempat-tempat yang sudah diizinkan.

2. Kuliner

Salah satu lahan bisnis yang tidak akan lekang dimakan zaman adalah bisnis kuliner. Selama orang masih perlu makan, bisnis ini akan selalu berhasil menggaet pembeli. Dikutip dari laman Liputan6, sejak lima tahun terakhir bisnis makanan mengalami peningkatan. Ini semua berkat peran dari media sosial, vlogger juga blogger sampai aplikasi direktori kuliner. 

Dikutip dari laman Kominfo, pengguna internet Indonesia pada tahun 2017 diperkirakan akan mencapai 112 juta orang menurut e-marketer, sebuah lembaga riset pasar. Jumlah ini mengalahkan Jepang yang pertumbuhan netter-nya lebih lamban. Tentu informasi ini merupakan kabar yang menggembirakan bagi Anda yang akan berbisnis kuliner.

Dengan memanfaatkan beragam media sosial, beberapa bisnis kuliner sudah sukses mendulang untung. Tentu Anda hafal dengan bisnis kuliner anak-anak presiden kita saat ini, Markobar dan Sang Pisang. Bisnis Markobar dan Sang Pisang laris manis berkat media sosial seperti Instagram dan twitter. Keduanya menggunakan media sosial dengan begitu lincah sehingga bisnis mereka moncer. Bisnis kuliner lain yang hits di Instagram menurut situs Stoqo, antara lain Geprek Bensu, Ayam Keprabon Indonesia, Dinodonuts, Toko Kopi,dan Eatlah

Para pemilik bisnis kuliner kini juga semakin terbantu dengan kehadiran aplikasi seperti Gofood, Kulina, Klik-Eat, Kulineran, Raja-Makan dan Masaku yang membantu menghubungkan penjual dengan pembeli. Yang terpenting, selain tampilan yang menarik dan makanan yang unik, rasa juga penting agar bisnis kuliner Anda tidak cepat ditinggalkan pembeli.

3. Pakaian dan Hijab

Bisnis yang juga kecipratan sukses berkat kemunculan media sosial adalah pakaian dan hijab. Seperti halnya bisnis kuliner, bisnis pakaian dan hijab pun tak akan pernah mati karena ini merupakan salah satu  kebutuhan pokok. 

Dikutip dari laman Exabytes, Instagram adalah salah satu platform yang paling banyak memiliki pengguna setelah Facebook dan Youtube. Pengguna Instagram tiap tahunnya selalu mengalami peningkatan yang signifikan. Situs ini mendata toko yang sukses berkat Instagram. Sebagian dari bisnis tersebut adalah bisnis pakaian dan hijab, seperti Hijab Princess yang sukses meraih omzet hingga 500 juta dan bisnisnya kini menyebar hingga ke Malaysia, Brunei dan Singapura.

Contoh lainnya adalah MayOutfit. Bisnis yang bergerak di bidang pakaian ini awalnya online shop biasa. Kini sudah memiliki butik sendiri dan sebagian pakaiannya adalah buatan sendiri. MayOutfit bisa menjual barangnya hingga ribuan dalam satu hari. Bisnis  yang sudah memiliki enam cabang ini kini berhasi meraih omzet sebersar satu milyar per bulan.

Ada lagi Toko Gue dan Vanilla Hijab. Kesuksesan keduanya salah satunya berkat penggunaan media sosial sebagai platform yang mereka gunakan untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya.

4. Kosmetik dan Skincare

Bisnis yang juga kecipratan sukses berkat kemunculan media sosial adalah pakaian dan hijab. Seperti halnya bisnis kuliner, bisnis pakaian dan hijab pun tak akan pernah mati karena ini merupakan salah satu  kebutuhan pokok. 

Dikutip dari laman Exabytes, Instagram adalah salah satu platform yang paling banyak memiliki pengguna setelah Facebook dan Youtube. Pengguna Instagram tiap tahunnya selalu mengalami peningkatan yang signifikan. Situs ini mendata toko yang sukses berkat Instagram. Sebagian dari bisnis tersebut adalah bisnis pakaian dan hijab, seperti Hijab Princess yang sukses meraih omzet hingga 500 juta dan bisnisnya kini menyebar hingga ke Malaysia, Brunei dan Singapura.

Menurut laman Jawa Pos, Anda dapat memulai bisnis kosmetik dengan menjadi reseller atau dropshipper jika Anda tidak memiliki modal awal yang besar untuk bisa memproduksi produk kosmetik sendiri. Untuk memasarkannya, seperti halnya bisnis pakaian dan makanan, Anda dapat menggunakan media sosial.

5. Laundry

Jasa laundry kini sudah semakin menjamur. Hampir di tiap daerah terutama yang dekat dengan daerah kampus atau rumah kos selalu terdapat jasa laundry. Jika awalnya kemunculannya hanya menawarkan jasa mencuci pakaian, bisnis laundry kini sudah berkembang. Jasa ini kini melayani pencucian sepatu, bed cover, karpet, gorden, helm bahkan boneka. 

Dikutip dari laman Jawa Pos, menurut Heriwati, Kabid HIPLI, yaitu organisasi yang menaungi para pengusaha laundry, prospesk bisnis laundry masih luas karena pasar yang tergarap baru sekitar dua persen saja. 

Kebanyakan para pelaku bisnis laundry pun masih menyasar masyarakat kelas bawah-menengah. Padahal segmen rumah sakit dan hotel pun masih memiliki pasar yang luas.

Bisnis laundry pun mengikuti perkembangan zaman. Jika bisnis laundry kiloan masih menggunakan cara mencuci manual atau semi manual, sekarang sudah bermunculan bisnis laundry self-service yang berupa laundry shop. Umumnya usaha laundry ini menggunakan mesin cuci koin sehingga pelanggan bisa melakukan pencucian pakaian mereka sendiri. Selain koin, sekarang muncul juga pembayaran dengan menggunakan QR code atau GOPay dan OVO yang semakin memudahkan pelanggan.

Di samping itu, ada bisnis sampingan yang juga bisa dikembangkan, yaitu bisnis kuliner. Anda bisa menjual makanan dan minuman bagi para pelanggan yang sedang menunggu cucian mereka. Cukup sediakan beberapa bangku dan meja, Anda sudah bisa memulai bisnis kafe kecil bersamaan dengan bisnis laundry.    

 

Bagaimana? Apakah Anda tertarik untuk menekuni salah satu bisnis yang dipaparkan di atas? Tips penting: Jika Anda sudah bertekad bulat untuk berbisnis, ada hal penting yang harus Anda ingat sebelum Anda mulai berbisnis, yaitu pastikan Anda memiliki pengaturan keuangan yang baik.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp
Share on telegram