12 Inovasi Ciamik untuk Memajukan Bisnis Kuliner Kaki Lima

by Tim Penulis Managix  – Tueesday, July 9, 2019

Keyword:

Bisnis kuliner kaki lima

Semantic keywords:

Produk kuliner, kuliner kaki lima, wisata kuliner, bisnis kuliner

Meta description:

Perkembangan bisnis kuliner kaki lima tak boleh dianggap remeh. Ada berbagai inovasi yang bisa dilakukan agar bisnis kuliner potensial tersebut berkembang pesat.

Beberapa tahun belakangan ini, bisnis kuliner (makanan dan minuman) di tanah air memang sedang berkembang pesat. Dilansir dari halaman Bisnis Tempo, Kementerian Perindustrian mencatat pertumbuhan bisnis kuliner sebesar 8,67 persen pada triwulan kedua 2018. Nilai pertumbuhan tersebut bahkan melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya berkisar di angka 5,27 persen.

Sumber: phinemo.com

Pertumbuhan bisnis kuliner yang pesat menunjukkan bahwa jumlah pebisnis di bidang tersebut semakin banyak. Terutama di kalangan bisnis kuliner kaki lima yang modalnya relatif kecil dan mudah direalisasikan dibandingkan bisnis kelas menengah ke atas. Oleh sebab itu, bisnis kuliner kaki lima wajib melakukan 12 inovasi berikut ini agar dapa mengungguli para kompetitor:

1. Mulai Menyiapkan Sistem Pembayaran Cashless

cashless-society

Cashless society merupakan fenomena yang semakin populer di Indonesia. Kini, transaksi memang kian mudah tanpa harus menggunakan uang tunai. Itulah sebabnya bisnis kuliner kaki lima pun tak boleh kalah untuk hal yang satu ini. Sebaiknya bisnis kaki lima menyiapkan metode pembayaran cashless berupa e-wallet (misalnya OVO, Gopay, Dana, dan LinkAja) atau kartu debit. Sehingga para pelanggan bisa berbelanja dengan mudah walaupun tidak memiliki uang tunai yang cukup. Kini, proses pengajuan sistem cashless ke bank dan lembaga keuangan lainnya bisa dilakukan secara praktis dan cepat tanpa ketentuan omzet bulanan dengan jumlah tertentu.

2. Bekerja Sama dengan Ojek Online

9e73dcf88cffbfa3708eb2fc5f603539_aplikasi-android-ojek-online

Sekarang, semakin banyak bisnis kuliner kaki lima yang mengalami peningkatan omzet karena bekerja sama dengan ojek online. Layanan pesan antar makanan melalui aplikasi ojek online memang diminati masyarakat karena praktis. Selain itu, banyak diskon dan promo menarik lainnya yang bisa diperoleh bila memesan makanan melalui aplikasi ojek online. Pelanggan yang tak sempat singgah langsung ke tempat kuliner bisa memesan makanan secara praktis tanpa keluar rumah atau keluar kantor.

3. Menggunakan Kemasan yang Menarik dan Fungsional

Makanan kaki lima identik dengan kemasan yang seadanya. Padahal, penggunaan kemasan adalah salah satu media terbaik untuk melakukan personal branding. Jangan ragu menyiapkan budget untuk membuat desain kemasan yang menarik dan fungsional. Kemasan makanan yang baik harus memenuhi beberapa kriteria berikut ini:

    • Kandungan bahannya aman ketika bersentuhan langsung dengan makanan atau minuman.
    • Tidak mudah rusak sehingga mampu melindungi makanan secara maksimal.
    • Bisa dibawa secara praktis dan tidak membuat isinya mudah tumpah.
    • Memuat informasi yang jelas mengenai brand kuliner yang bersangkutan.
    • Desainnya eye catching dan menggugah rasa ingin tahu.

Proses produksi kemasan dalam jumlah banyak pasti lebih hemat daripada memesan dalam jumlah sedikit. Sehingga harga kemasan tersebut tidak terlalu mempengaruhi harga jual produk kuliner.

4. Mencantumkan Alamat di Google Maps

maps-3

Biasanya banyak orang mengurungkan niat berburu wisata kuliner kaki lima karena lokasinya sulit dijangkau. Hal ini patut diatasi dengan cara mencantumkan alamat bisnis kuliner pada Google Maps. Hasilnya, pengguna internet bisa mendapatkan informasi tentang alamat dan petunjuk jalan menuju destinasi kuliner kaki lima secara mudah. Selain itu, ulasan yang dibuat para pelanggan di internet juga penting untuk meningkatkan popularitas bisnis kuliner kaki lima. Kesempatan untuk mendapatkan banyak pelanggan baru pun akan terbuka lebar.

5. Menyewa Jasa Food Vlogger

Kehadiran food vlogger tentu mempermudah proses promosi bisnis kuliner. Biaya yang harus disiapkan untuk memanfaatkan jasa endorsement food vlogger memang tidak sedikit. Namun, hasilnya jelas sebanding dengan biaya yang dikeluarkan. Sudah banyak bisnis kuliner kaki lima yang naik daun setelah diulas oleh para food vlogger terkenal di tanah air. Karena food vlogger tersebut merupakan influencer yang dapat mempengaruhi keinginan dan pilihan para followers-nya.

6. Memanfaatkan Media Sosial Semaksimal Mungkin

Media sosial patut dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mempromosikan bisnis. Tak perlu mengeluarkan banyak uang untuk memanfaatkan media sosial. Mulailah dengan membuat akun khusus tentang bisnis kuliner Anda. Selanjutnya, proses mengunggah konten dan berinteraksi dengan pengguna media sosial lain wajib dilakukan secara teratur. Hal sederhana ini akan membuat brand bisnis kuliner kaki lima lebih cepat populer dan dikenal banyak orang. Dua media sosial yang paling efektif untuk mempromosikan bisnis kuliner adalah Instagram dan Youtube. Karena kedua media sosial tersebut adalah sarana yang tepat untuk mempopulerkan konten visual dan audio visual.

7. Menonjolkan Ciri Khas yang Tidak Dimiliki Bisnis Lain

Ciri khas adalah hal sepele yang kerap diabaikan dalam mengembangkan bisnis kuliner. Padahal, ciri khas tersebut adalah salah satu kunci sukses untuk meraih perhatian para pelanggan. Sehingga bisnis kuliner Anda tampak menonjol dan lebih unik dibandingkan bisnis sejenis. Beberapa contoh ciri khas yang diusung bisnis kuliner kaki lima antara lain:

    • Bisnis kuliner pinggir jalan dengan menu serba pedas.
    • Kedai kaki lima yang menjual aneka menu olahan durian.
    • Warung sederhana yang menjajakan beragam jenis gorengan lezat.
    • Penjual martabak manis yang menggunakan arang untuk memasak.

Ciri khas pada bisnis kuliner kaki lima bisa diibaratkan sebagai identitas. Kemungkinan besar Anda butuh waktu lama untuk menemukan ciri khas tersebut. Namun, hasilnya tentu sebanding dan membuat brand bisnis Anda menjadi orisinal.

8. Selalu Mengikuti Perkembangan Tren Kuliner

Sama seperti fashion, tren kuliner juga terus berkembang dari waktu ke waktu. Menjalankan bisnis kuliner kaki lima tak boleh membuat Anda asal-asalan dan tidak memiliki planning. Mulailah membuat planning bisnis dengan mengikuti perkembangan tren kuliner yang sedang disukai masyarakat. Hal ini akan membuat Anda tergugah berinovasi dan menghadirkan menu-menu baru.

9. Menyiapkan Menu Baru secara Teratur

Menu-menu baru adalah daya tarik istimewa bagi sebuah bisnis kuliner. Meskipun bisnis kuliner Anda sudah ramai pelanggan, bukan berarti Anda boleh berhenti berinovasi. Justru Anda harus tetap menyiapkan menu baru secara teratur untuk menggugah rasa penasaran para pelanggan. Nanti, Anda juga bisa melakukan evaluasi terhadap seluruh menu yang ada. Supaya Anda bisa meniadakan menu-menu kuliner yang kurang diminati para pelanggan.

10. Berkomitmen Menjaga Kehigienisan

Kehigienisan makanan dan tempat juga menjadi hal penting bagi suatu bisnis kuliner. Pada dasarnya, semua orang pasti senang membeli makanan di tempat yang bersih. Karena kebersihan tersebut menandakan bahwa produk kuliner Anda tergolong sehat. Pelanggan yang sistem pencernaannya sensitif tentu tak perlu khawatir dengan produk kuliner yang higienis, lezat, dan sehat. Pastikan bahwa proses pembuatan makanan dan minuman serta kebersihan tempat bisnis Anda senantiasa terjaga dengan baik.

11. Menerima Pesanan untuk Catering dan Acara Lainnya

Pesanan catering tak sekadar menambah pemasukan bisnis. Lebih dari itu, pesanan makanan untuk catering dan acara lainnya bisa menjadi sarana promosi yang efektif. Orang-orang yang menyukai cita rasa hidangan Anda pasti bertanya-tanya tentang bisnis kuliner Anda. Hingga saat ini, promosi dari mulut ke mulut memang masih efektif untuk memperkenalkan bisnis kuliner. Anda juga bisa melakukan promosi secara praktis melalui kontak yang tercantum pada kemasan makanan. Calon pelanggan baru pun jadi lebih mudah menghubungi Anda melalui informasi kontak tersebut.

12. Rutin Mengikuti Event Pameran

Jangan berpuas diri dengan pencapaian bisnis yang sudah diraih saat ini. Untuk memperkenalkan bisnis ke khalayak ramai dan meningkatkan omzet, Anda patut mengikuti event pameran secara rutin. Anda patut memastikan bahwa produk kuliner Anda sesuai dengan pangsa pasar di pameran tersebut. Sehingga peluang untuk meningkatkan omzet dan mendapatkan pelanggan baru pun akan segera tercapai. Ketika mengikuti pameran dan event kuliner lainnya, jangan lupa menyiapkan sarana promosi berupa banner, brosur, kartu nama, dan tester makanan.
Perkembangan bisnis kuliner memang menjadi proses pembelajaran seumur hidup bagi para pebisnis. Bisnis kuliner kaki lima juga punya kesempatan untuk berkembang menjadi bisnis yang besar bila dikelola dengan cara yang tepat. Jadi, para pebisnis tentu tak boleh menutup diri dari perkembangan dunia bisnis yang dinamis.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp
Share on telegram